Mari berbicara dialek Osaka!
Garis besar
- Kemampuan yang didapat: Memahami kata dan bunyi dialek Osaka
- Gaya belajar: Menggerakkan tangan sesuai ketinggian (aksen)
- Alat: Tidak ada
- Hal yang dsiapkan: Tidak ada
企画者:中川千恵子、長谷部展子
Perbedaan kata-kata dialek Tokyo dan Osaka
1. Ungkapan
だね → やね
- <Tokyo> パーティーだね(Pesta ya) そうだね(begitu ya)
- <Osaka> パーティーやね そうやね
Bentuk sopan dari kata “kuru no?”
- <Tokyo> いらっしゃ˥るの?(datang?)
- <Osaka> 来はる˥ん?
ない → へん
- <Tokyo> わから˥ないなあ((Saya) tidak tahu)
- <Osaka> わか˥らへんなあ
2. Aksen
(guru):Kurva nada seperti gunung
(guru):Kurva nada turun bertahap
Untuk orang yang ingin lebih banyak berlatih
1. Ungkapan
| Tokyo | Osaka |
|---|---|
| ほんとうだ(Wah, benar) | ほんま˥や |
| な˥いんだ(Tidak ada) | ない˥ねん |
| ど˥うしよう((Saya) harus bagaimana?) | どないしよ |
| 行かな ˥いの(Tidak pergi?) | 行˥かへんの |
| 休˥むんだ(Libur) | 休む˥ねん |
| は˥やく(Cepat) | はよ |
| 勉強しな˥きゃいけないから(Harus belajar) | 勉強せ˥なあかんし |
| そ˥うなんだ(Oh, begitu) | そう˥なんや |
2. Aksen
| Tokyo | Osaka | |
|---|---|---|
![]() |
![]() |
Hujan |
![]() |
![]() |
Payung |
![]() |
![]() |
Ada? |






